Sunday, June 12, 2011

Munajat Cinta


Raudhoh tersenyum. Dia menjawab, "ketika bayi , saya seperti kanak-kanak yang lain. Sihat dan tidak cacat. Semakin lama, semakin bertambahnya umur saya, ada perubahan dalam tubuh saya. Terutama dikaki kiri saya.Saya makin tidak kuat untuk berjalan walau beberapa langkah. Akhirnya saya memakai kerusi roda. Belum lama ini, kaki kiri saya dipotong . Doktor berkata bahawa kalau hal ini tidak dilakukan, dapat menyebabkan kerosakan dalam jaringan tubuh saya. Begitu keadaan saya."

"padahal, wajahmu begitu cantik..."

" Ukhti , orang-orang sering kali berkata begitu. Kebanyakan mereka memandang saya dengan kasihan. Mereka membayangkan seandainya saya tidak cacat begini, maka betapa sempurna paras saya dipadu dengan keindahan tubuh. Sayang saya gadis yang cacat, kata mereka. Saya takut perkataan mereka itu. Jika saya tidak cacat, saya tidak tahu apakah saya akan dapat mensyukuri nikmat Allah atas diri saya. Dengan keadaan begini, saya justeru merasa bahagia sebab Allah masih memberi saya umur untuk merasakan kehidupan . Untuk mencintai-Nya. Merasakan debaran jantung yang berdegup ketika menyebut asma-Nya. Walau saya cacat, ternyata Allah masih memberikan kurnia wajah seperti ini. Dan walaupun cacat, saya tetap dapat selalu mendengdangkan asma-Nya. Tidak ada yang paling indah untuk didendangkan kecuali mendendangkan asma-Nya ukhti. Dia Maha Adil. Dengan keadilan-Nya, dia memberiku keadaan seperti ini".

" Bagaimana saya harus meninggikan asma-Nya?"

" Subhanallah , ukhti. Saya mempunyai keinginan yang sama dengan ukhti. Saya adalah seperti itu juga.....seorang gadis yang selalu mencuba untuk berjalan mendekati-Nya. Saya tidak tahu , sejauh manakah saya telah berjalan kepada-Nya? Apakah saya telah dimasukkan-Nya kedalam barisan orang-orang yang dicintai-Nya? Aduhai, betapa Maha Agung Allah, betapa Maha Besar Allah. Segala sesuatu tunduk kepada-Nya.Segala sesuatu tumbuh dan berkembang sesuai dengan kehendak-Nya . Dia yang memacang bumi. Dia yang menegakkan langit. Dia menebarkan bintang di angkasa. Menggerakkan matahari dan bulan pada paksinya. Semesta bertasbih memuji-Nya . Setiap makhluk merindui-Nya. Hanya Yang Maha Indah yang dapat membuat pelangi berwarna-warni, Yang menghempaskan ombak menerpa batu karang. Yang mengepakkan merpati dan helang di udara. Yang tidak terbatas kekuasaan-Nya. Yang berdiri tanpa memiliki sekutu, Yang Esa dalam zat, sifat, asma dan perbuatan-Nya. Dialah Allah tuhan kita "

Bagaimana saya dapat merasakan-Nya? Bagaimana saya dapat merasakan cinta dan kasih-Nya?

" Kemana pun kita menghadap, disitulah wajah Allah, ukhti. Hanya Dia yang dapat mencipta wajah yang indah seperti ukhti. Tidak ada yang dapat memandang-Nya sebab kebesaran-Nya.Tetapi tidak ada sesuatu apa pun yang terlepas dari pandangan-Nya, sebab kebesaran-Nya tidak hanya terlihat pada diri orang-orang yang rukuk dan sujud di rumah-rumah, masjid-masjid, di musala-musala. Bahkan, Dia berada di hati orang-orang yang terlena dan terlupa untuk menjunjung kebesaran-Nya . Kita, aduh, sering kali melalaikan cinta kita kepada-Nya. Namun, cinta-Nya tidak pernah lenyap ke setiap dada makhluk-Nya, ukhti. Ibarat debu dan lebih kecil lagi dari itu. Apa yang dapat kita sombongkan? Apa yang hendak kita banggakan? Ya Allah, ampunilah hatiku yang sering kali dibakar syak wasangka kepada-Mu. Lembutkanlah hati kami supaya merasa lazat untuk mengingatkan-Mu"

Raudhoh menangis....


Ya Allah, kuatkanlah diriku untuk menjadi setabah Raudhoh. Tuturku supaya sentiasa memuji asma-Mu.Kepadamu aku memohon...Sesungguhnya engkau Maha Pemurah lagi Maha Mencintai makhlukmu...Petikan diatas merupakan petikan daripada novel Munajat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy. Disebut cinta, pasti kita terbayang cinta antara lelaki dan perempuan. Namun novel ini menyingkap kecintaan hambanya terhadap Tuhan Pentadbir seluruh alam.Satu novel yang amat bagus untuk kita sama-sama mengambil iktibar atas kisah hidup watak didalam novel ini. Dan akhir sekali, Cik Bunga berasa gembira kerana menemui novel sebagus ini.

No comments:

Post a Comment

Facebook Badge